Maling Satroni Toko The Original Viking Persib Fans Club

Maling Satroni Toko The Original Viking Persib Fans Club

  • Posted: Feb 12, 2013
  • By:
  • Comments: 0
Share Button

DSC_0200BANDUNG – Maling satroni toko yang menjual pernak-pernik kesebelasan Persib, The Original Viking Persib Fans Club di Jalan Banda No 3S, Kecamatan Sumur Bandung. Tidak ada korban jiwa pada peristiwa ini.

Polisi menduga kawanan maling masuk melalui ventilasi udara dan kabur bawa sejumlah barang dengan membongkar rolling door. Petugas menemukan beberapa jejak tangan maupun bekas kaki.

Pengelola toko, Dovi memperkirakan kerugian yang dialami mencapai sekitar Rp 10 juta. Aksi pencurian ini, baru diketahui sekitar pukul 07.00 oleh penjaga kafe Viking, Wahyu. Saat akan membuka kafe, ia mendapati pintu rolling door dalam keadaan terbuka.

“Begitu dapat telepon dari Wahyu, saya langsung ke toko. Wahyu bilang rolling door sudah kebuka. Ya, toko kemalingan,” kata Dovi di lokasi kejadian.

Dari sejumlah barang yang hilang, Dovi menduga maling berjumlah lebih dari satu orang. Mereka masuk ke toko dan kafe melalui lubang udara di bagian belakang. Sejumlah barang digondol kawanan maling.

Dovi mengaku sudah melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian. Tak berapa lama, unit reskrim dari Polsek Sumur Bandung dan tim Inafis Polrestabes olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolsek Sumur Bandung Kompol Janter Nainggolan didampingi Kanit Reskrim Polsek Sumur Bandung AKP Untung mengungkapkan, pengelola toko melaporkan peristiwa kemalingan tersebut sekitar pukul 08.00, Senin (11/2). Diduga kawanan maling masuk ke toko malam hingga dinihari.

Selain warga, beberapa pegawai toko sudah dimintai keterangan guna penyelidikan lebih lanjut. Beberapa barang yang dilaporkan digondolo maling, antara lain, satu buah tv, 20 kaus, lima jaket, 3 celana jins, 10 dompet, lima tas, dan beberapa barang lainnya.

“Dari olah TKP, pelaku diduga masuk melalui ventilasi udara, terus kaburnya membongkar pintu rolling door. Beberapa orang sudah kami mintai keterangannya, sebagai saksi. Tim inafis sudah mengidentifikasi sidik jari dan kita sudah melakukan olah TKP. Kami masih selidiki kasus ini,” ujar Kanit Reskrim.

sumber: TribunJabar

Share Button